Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak

Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak

  1. mengkoordinasikan penyusunan rencana kebijakan melalui program kegiatan sesuai dengan rencana anggaran yang akan dilaksanakan dalam bidang perlindungan perempuan dan perlindungan khusus anak berdasarkan kegiatan tahunan bidang dan langkah-langkah operasional dinas serta hasil evaluasi tahun sebelumnnya sesuai sumber data yang ada untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas dan memberi petunjuk kepada bawahan melalui arahan dan bimbingan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugas masing-masing agar tercapai efektifitas dalam pelaksanaan tugas;
  3. memeriksa hasil kerja bawahan berdasarkan rencana kerja untuk menemukan kesalahan-kesalahan guna perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut;
  4. melaksanakan analisis dalam menyediakan dukungan infrastruktur perlindungan hak anak untuk melancarkan urusan dinas;
  5. penyiapan koordinasi dan sinkronisasi penerapan kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di dalam rumah tangga dalam situasi darurat dan kondisi khusus, kekerasan terhadap ketenagakerjaan serta tindak pidana perdagangan orang, agar pelaksanaan program bidang dapat berjalan lancar;
  6. menyiapkan forum koordinasi penyusunan baik itu untuk kebijakan pencegahan dan penaganan, maupun untuk perlindungan dan pemberdayaan terhadap perempuan akibat kekerasan di dalam rumah tangga, dalam situasi darurat dan kondisi khusus, kekerasan terhadap ketenagakerjaan serta tindak pidana perdagangan orang, untuk menghindari duplikasi tugas;
  7. menyiapkan perumusan kajian tentang pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan di dalam rumah tangga dalam situasi darurat dan kondisi khusus, kekerasan terhadap ketenagakerjaan serta tindak pidana perdagangan orang, agar pelaksanaan program bidang tepat sasaran;
  8. menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi, baik itu untuk penerapan kebijakan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan, maupun terhadap perlindungan dan pemberdayaan perempuan akibat kekerasan di dalam rumah tangga dalam situasi darurat dan kondisi khusus, serta kekerasan terhadap ketenagakerjaan dan tindak pidana perdagangan orang, agar terwujudnya pedoman kerja yang sistematis;
  9. menyiapkan fasilitasi, sosialisasi dan distribusi kebijakan pelaksanaan pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga, serta perlindungan dan pemberdayaan perempuan dalam situasi darurat dan kondisi khusus, serta tindak pidana perdagangan orang, untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  10. mempersiapkan bahan dan memberikan bimbingan teknis, serta supervisi penerapan kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan, serta perlindungan dan pemberdayaan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, juga ketnagakerjaan dalam situasi darurat dan kondisi khusus serta tindak pidana perdagangan orang, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan aparatur dalam mengelola dan mengembangkan program bidang;
  11. melaksanakan pemantauan, analisis evaluasi dan pelaporan penerapan kebijakan perlindungan dan pemberdayaan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, juga ketenagakerjaan dalam situasi darurat dan kondisi khusus serta tindak pidana perdagangan orang, untuk mengetahui dan mengatasi kendala yang ditemui dalam pelaksanaan tugas;
  12.  menyiapkan perumusan, kebijakan, forum koordinasi penyusunan kebijakan, perumusan kajian kebijakan, koordinasi dan sinkronisasi penerapan kebijakan dan fasilitasi, sosialisasi serta distribusi kebijakan, perlindungan khusus anak, guna menjamin kualitas hidup anak;
  13. menyiapkan bahan bimbingan teknis dan supervisi penerapan kebijakan perlindungan khusus anak, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan aparat dalam melaksanakan tugas;
  14. melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi dan laporan penerapan kebijakan perlindungan khusus anak, untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan dalam melaksanakan tugas serta upaya yang diambil untuk mengatasi kegagalan tersebut;
  15. menyiapkan perumusan, kebijakan, forum koordinasi penyusunan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data, serta informasi, kekerasan terhadap perempuan dan anak, guna meningkatkan akurasi dalam pelaksanaan tugas;
  16. menyiapkan perumusan kajian kebijakan pengumpulan, pengolahan, analisis, sajian data dan informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar tersedianya data yang akurat untuk menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan di waktu mendatang;
  17.  menyiapkan koordinasi dan sinkronisasi penerapan kebijakan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data dan informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk menghindari duplikasi dalam pelaksanaan tugas;
  18. menyiapkan fasilitasi, sosialisasi dan distribusi kebijakan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data dan informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk memperlancar pelaksanaan tugas;
  19. melaksanakan penyiapan kelembagaan di bidang pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data dan informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk menjamin tersedianya data dan informasi yang akurat dan terukur;
  20. menyiapkan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan layanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus, untuk meningkatkan kinerja lembaga penyedia layanan;
  21. melaksanakan pemantauan, analisis, evaluasi dan laporan penerapan kebijakan pengumpulanpengolahan, analisis dan penyajian data dan informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  22. mengikuti pertemuan dan pelatihan yang berkaitan dengan tupoksi baik didalam maupun diluar daerah sesuai petunjuk atasan untuk meningkatkan ketrampilan dalam pelaksanaan tugas;
  23. melakukan konsultasi pelaksanaan tugas dengan instansi atau pihak terkait untuk memperoleh masukan guna menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;
  24.  membuat laporan dan dokumentasi hasil pelaksanaan tugas pencegahan dan penganan kekerasan, serta pelaporan tugas kedinasan lainnya dengan pendokumentasian kegiatan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan; dan
  25. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik lisan maupun tertulis sesuai tugas pokok dan fungsi untuk membantu pimpinan dalam memecahkan setiap persoalan kedinasan.